Minggu, 05 Juni 2011

Manusia dan Keindahan


Keindahan  merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah "kecantikan yang ideal" adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.

Keindahan memilki nilai diantaranya :
Nilai Estetik

Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa, pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomi, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Dalam ”Dictionary of Sociology and Related Science” diberikan rumusan tentang nilai sebagai berikut : ”The believed Capacity of any object to saticgy a human desire. The Quality of any object which causes it be of interest to an individual or a group” (Kemampuan yang dianggap ada pada suatu benda yang dapat memuaskan keinginan manusia. Sifat dari suatu benda yang menarik minat seseorang atau suatu kelompok).
Hal itu berarti, bahwa nilai adalah semata-mata adalah realita psikologi yang harus dibedakan secara tegas dari kegunaan, karena terdapat dalam jiwa manusia dan bukan pada hendaknya itu sendiri. Nilai itu (oleh orang) dianggap terdapat pada suatu benda sampai terbukti letak kebenarannya.

Nilai Ekstrinsik Dan Nilai Instrinsik

Nilai itu ada yang membedakan antara nilai subyektif dan obyektif, Tetapi penggolongan yang penting ialah :
Nilai Ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrument / contributory), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu.
Nilai Instrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Tarian ini merupakan nilai ekstrinsik,sedangkan pesan yang ingin disampaikan oleh tarian itu ialah kebaikan melawan kejahatan merupakan nilai instrinsik.

Kontemplasi Dan Ekstansi

Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah yang merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.
Manusia menciptakan berbagai macam peralatan untuk memecahkan rahasia gejala alami tersebut. Semuanya ini dilakukan dan hanya bisa terjadi berdasarkan resep atau pemikiran pendahuluan yang dihasilkan oleh kontemplasi. Siklus kehidupan manusia dalam lingkup pandangan ini menunjukkan bahwa kontemplasi selain sebagai tujuan juga sebagai cara atau jalan mencari keserba sempurnaan kehidupan manusia.
Dengan adanya keinginan-keinginan tersebut, manusia menggunakan nafsunya untuk mendorong hasrat atau keinginan yang dipikirkan atau direnungkan oleh sang akal tadi agar bisa terrealisasikan. Ditambah lagi dengan anugrah yang diberikan-Nya kepada kita (manusia) yakni berupa hati, dimana dengan hati ini manusia dapat merasakan adanya keindahan.
Selain itu manusia memang secara hakikat membutuhkan keindahan guna kesempurnaan pribadinya. Tanpa estetika manusia tidak akan sempurna, Karena salah satu unsur dari kehidupan adalah estetika. Sedang manusia adalah mahluk hidup, jadi dia sangat memerlukan estetika ini.

Manusia dan cinta kasih

Dalam hidup manusia terkadang kita menemukan suatu hal yang penting yaitu cinta, dalam kehidupan yang membelenggu ini dan hanya sebuah fatamorgana cinta merupakan suatu anugerah yang telah di berikan tuhan yang sangat berarti karena dengan cinta dan kasih sayang kita dapat saling merasakan kontak batin dengan orang lain yang menyebabkan hubungan menjadi lebih indah.
Terkadang cinta dan kasih hanya di identikan dengan lawan jenis saja,tetapi pada dasarnya cinta dapat kita curahkan kepada orang lain seperti orang tua , sahabat , dan tema kita, bahkan kepada makhluk hidup lainnya kitapun dapat membagi rasa cinta dan kasih.akibat adanya cinta akan terjalin hubungan yang berkesinambungan dan saling mengasihi satu sama lain.
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diatikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta samasekali bukan nafsu. Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
1. Cinta bersifat manusiawi
2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
3. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu cenderung menuntut.
Cinta juga selalu menyatakan unsur - unsur dasar tertentu yaitu:
1. Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
2. Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
3. Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
4. Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.

Kekuatan yang membuat kita merasakan kebahagiaan , sedih , bahkan sengsara adalah kekuatan cinta.kita harus bersyukur karena tuyan telah menciptakan sesuatu yang menyebabkan kita dapat merasakan apa artinya sebuah kehidupan, karena cinta dan kasih sayang adalah suatu bentuk keindahan yang tidak dapat di lihat dengan caa apapun melainkan hanya dapat dirasakan dalam hat setiap manusia.
Sebuah pelajaran dari sebuah arti cinta dan kasih sayang dapat merunah sebuah hal yang tidak menyenangkan menjadi lebih berarti.

Minggu, 09 Januari 2011

PERKEMBANGAN IPTEK DI INDONESIA


Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi atau biasa kita kenal dengan istilah IPTEK. Ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia,baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani.perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat membawa perubahan pula pada kehidupan manusia.perubahan itu membawa tuntutan pula yang lebih tinggi untuk meningkatkan kinerja mereka sendiri.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tertinggal jauh dan sangat memprihatinkan dibanding Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat bahkan pula di Negara-negara Asia misalnya Jepang dan China. Hal ini disebabkan karena :

  1. Masih terbatasnya orang indonesia yang mendapat pendidikan barat terutama pendidikan tinggi.
  2. Kurangnya keinginan dari pemerintah maupun perusahaan swasta yang ada di Indonesia untuk melakukan ahli teknologi
  3. Tidak adanya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia itu sendiri,ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia mulai berkembang dimana ditandai dangan adanya perguruan tinggi dan pusat-pusat penelitian seperti lembaga ilmu pengetahuan (LIPI) dan juga badan pengkajian dan penerapan teknologi (BPPT)
Dampak Positif perkembangan IPTEK
1. Memberikan berbagai kemudahan
Perkembangan IPTEK mampu membantu manusia dalam beraktifitas. Terutama yang berhubungan dengan kegiatan perindustrian dan telekomunikasi. Namun, dampak dari perkembangan IPTEK juga berdampak ke berbagai hal seperti kegiatan pertanian, yang dulunya membajak sawah dengan menggunakan alat tradisional, kini sudah menggunakan peralatan mesin.sehingga aktifitas penanaman dapat lebih cepat di laksanakan tanpa memakan waktu yang lama dan tidak pula terlalu membutuhkan tenaga yang banyak. Ini adalah contoh kecil efek positif perkembangan IPTEK di dalam membantu aktifitas manusia dalam kehidupan sehari-hari.
2. Mempermudah meluasnya berbagai informasi
Informasi merupakan hal yang sangat penting bagi kita, dimana tanpa informasi kita akan serba ketinggaln. terlebih lagi ketika berbagai media cetak dan elektronik berkembang pesat. Hal ini memaksa kita untuk mau tidak mau harus bisa dan selalu mendapatkan berbagai informasi. Pada masa dahulu, kegiatan pengiriman berita sangat lambat, hal ini di karenakan kegiatan tersebut masih di lakukan secara tradisional baik itu secara lisan maupun dengan menggunakan sepucuk surat. Namun sekarang kegiatan semacam ini sudah hampir punah, dimana perkembangan IPTEK telah merubah segalanya, dan kita pun tidak perlu menunggu lama untuk mengirim atau menerima berita.
3. Bertambahnya pengetahuan dan wawasan
Komputer dahulu termasuk jenis peralatan yang sangat canggih, dimana hanya orang-orang tertentu yang mampu membelinya apalagi menggunakannya. Namun seiring dengan perkembangan iptek, peralatan elektronik seperti computer, internet, dan handphone (Hp) sudah menjadi benda yang menjamur. Dimana tidak hanya orang-orang tertentu yang mampu menggunakannya, bahkan anak-anak di bawah umurpun dapat menggunakannya. Inilah pengaruh positif perkembangan iptek di era globalisasi terhadap ilmu pengetahuan dan wawasan masyarakat kita.
Dampak negative perkembangan IPTEK
1. Mempengaruhi pola berpikir
Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang agresif dan penasaran serta suka dengan hal baru. Terutama sekali dengan adanya berbagai perubahan pada berbagai peralatan elektronik. Namun ternyata perkembangan tersebut tidak hanya berdampak terhadap pola berpikir anak, juga berdampak terhadap pola berpikir orang dewasa dan orang tua. Terlebih lagi setiap harinya masyarakat kita di sajikan dengan berbagai siaran yang kurang bermanfaat dari berbagi media elektronik.
2. Hilangnya budaya Tradisional
Dengan berdirinya berbagai gedung mewah seperti mal, perhotelan dll, mengakibatkan hilangnya budaya tradisional seperti kegiatan dalam perdagangan yang dulunya lebih di kenal sebagai pasar tradisional kini berubah menjadi pasar modern. Begitu juga terhadap pergaulan anak-anak dan remaja yang sekarang sudah mengarah kepada pergaulan bebas.
3. Banyak menimbulkan berbagai kerusakan
Indonesia di kenal sebagai Negara yang kaya akan sumber daya alamnya, namun hingga akhir ini, Indonesia lebih di kenal sebagai Negara yang sedang berkembang dan terus berkembang entah sampai kapan. Dan kita juga tidak mengetahui kapan istilah Negara berkembang tersebut berubah menjadi Negara maju. Salah satu contoh kecil yang lebih spesifik adalah beberapa tahun yang lalu sekitar di bawah tahun 2004, kota pekanbaru yang terletak di propinsi Riau, lebih di kenal sebagi kota “Seribu Hutan”, namun dalam waktu yang relative singkat, istilah seribu hutan kini telah berubah menjadi istilah yang lebih modern, yakni kota “Seribu Ruko” di mana dalam waktu yang singkat, perkembangan pembangunan di kota ini amat sangat pesat. Mulaialah berdiri berbagai kegiatan industri, Perhotelan, Mal, dan Gedung-gedung bertingkat serta perumahan berdiri di mana-mana.akibatnya aktifitas tradisional lumpuh, hutan gundul sehingga banyak menimbulkan berbagai macam bencana seperti banjir, tanah longsor serta polusi terjadi di mana-mana. Inilah dampak yang harus di terima masyarakat kita hingga ke anak cucu.
Dengan semakin berkembangannya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia,maka informas, juga komunikasi di indonesia pun sudah berkembang. Di era globalisasi pada masa sekarang ini, kita harus bisa mengenal dan memahami berbagai perkembangan IPTEK, namun masih banyak yang kurang memahami dengan perkembangan IPTEK. Secara jangka panjang, perkembangan IPTEK memberikan arti yang sangat positif, namun di sisi lain, tidak sedikit pula yang membawa dampak negative.

Pertentangan sosial dan integrasi masyarakat

Dalam hidup bermasyarakat kita sering menjumpai beberapa perbedaan yang terjadi di dalamnya. dalam hal kepentingannya setiap manusia / individu terdapat perbedaan dalam kebutuhan diri sendiri.Akibat dari perbedaan-perbedaan tersebut terdapat pertentangan yang terjadi.
Suatu konflik atau pertentangan mengandung arti yang berbeda seperti yang kita duga tetapi lebih menenkankan terhadap perbedaan dan pertentangan sosial.
Pertentangan sosial dapat diartikan suatu konflik yang terjadi diatara masyarakat sehingga menimbulkan perpecahan dalam masyarakat dan dapat menimbulkan suatu tingkah laku yang dibedakan dengan emosi-emosi tertentu yang sering dihubungkan dengannya, misalnya kebencian atau permusuhan.

Cara-cara untuk pemecahan konflik diantaranya :
1. Elimination.
2. Subjugation atau domination
3. Mjority Rule
4. Minority Consent
5. Compromise
6. Integration.
Sedangkan integrasi adalah suatu proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Integrasi memiliki 2 pengertian, yaitu :
• Pengendalian terhadap konflik dan penyimpangan sosial dalam suatu sistem sosial tertentu
• Membuat suatu keseluruhan dan menyatukan unsur-unsur tertentu.
Ada beberapa faktor pendorong timbulnya integrasi masyarakat diantaranya :
A. Faktor Infernal :
• kesadaran diri sebagai makhluk sosial
• tuntutan kebutuhan
• jiwa dan semangat gotong royong
B. Faktor External :
• tuntutan perkembangan zaman
• persamaan kebudayaan
• terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan bersama
• persaman visi, misi, dan tujuan
• sikap toleransi
• adanya kosensus nilai serta adanya tantangan dari luar.

Sumber : http://google.com , wikipedia .

Pendapat penulis :
Peetentangan social dan integrasi masyrakat yang terjadi di lingkungan dapat menimbulkan perpecahan dan bagaimana caranya kita dapat menyesuaikan agar tidak dapat terjadi berbagai konflik yang lebih besar karena pada dasrnya walaupun kita berbeda-beda dalam hal kepentingan tetapi itulah yang menyebabkan cirri khas kita sebagai makhluk sosial.

Jumat, 26 November 2010

Masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan


Masyarakat merupakan sekelompok orang yang membentuk sebuah system bersama dalam satu tempat.
Beberapa para ahli mengemukakan pendapat tentang masyarakat diantaranya :
  • Hasan shadily : mendefinisikan masyarakat adalah golongan besar    atau kecil dari beberapa manusia,yang dengan pengaruh pertalian secara golongan dan mempunya pengaruh kebatinan satu sama lain.
  • R.linton      : mendefinisikan bahwa masyarakat adalah setipa kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama,sehingga dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.

Dalam pembahasan ini masyarakat terbagi menjadi 2 yaitu masyrakat perkotaan dan masyaraktat pedesaan.
*)Masyarakat perkotaan : yaitu masyrakat yang lebih identik tinggal di kota-kota besar yang lebih mengedepankan gaya hidup walaupun tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di masyarakat.
Kenyataan yang timbul dalam masyarakat perkotaan terlikat dari segi gaya hidup dalam berpenampilan yang mementingkan kehidupan modern dan bahkan melanggar norma yang ada , serta kehidupan keagamaannya kurang,mengurus dirinya sendiri tanpa bergantung pada orang lain.dan kehidupanya begitu padat.




*)Masyarakat pedesaan : yaitu masyarakat yang masih memegang teguh adapt istiadat setempat dan belum terkontaminasi dengan gaya kehidupan luar,tetapi walaupun demikian sekarang masyarakat pedesaan mulai mengalami perkembangan dan sebagian besar sudah mengikuti kehidupan masyarakat perkotaan.ciri masyarakat pedesaan terlihat pada corak agraris.



Perbedaan antara desa dan kota adalah sebagai berikut:
1.Jumlah dan kepadatan penduduk
2.Mata pencaharian
3.Pola interaksi sosial
4.Corak kehidupan sosial

Dari perbedaan diatas terdapat juga karakteristik khusus yang tersendiri tetapi pada dasrnya terletak pada perilaku karena masyarakat pedesaan lebih mengedepankan hokum adat,kekeluargaan dan gotong royong.

Macam-macam gejala masyarakat keduanya yaitu:
Pada masyarakat pedesaan umumnya terletak pada corak hidup ekonomi mereka karena tingkat ekonomi mereka masih rendah dan masih banyak pengangguran di sana.
Sedangkan pada masyarakat perkotaan yaitu kehidupan yang lebih modern yang bersifat individual serta kehidupan keagamaan yang kurang.

Hubungan antara masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan yaitu:
Masyarakt pedesaan dan masyarakat perkotaan umumnya mempunyai hubungan erat yang saling ketergantungan dan masing-masing tidak dapat di pisahkan satu sama lain dan saling membutuhkan dan cenderung terjadi secara alami.masyarakat perkotaan tergantung kepada hasil yang di buat oleh masyarakat pedesaan diantaranya hasil cocok tanam ,begitu juga masyarakat pedesaan bergantung sebaliknya karena dapat melakukan urbanisasi untuk dapat memperbaiki kehidupan mereka dan menemouh pendidikan yang tinggi.

Pendapat penulis: masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan adalah sesuatru yang saling terkait dan tidak dpat di pisahkan satu sama lain,dan kehidupan keduanya memang sangat berbeda tetapi saling ketergantungan.

Sumber :http :// google.com
       

Pelapisan sosial dan kesamaan derajat

Di dalam masyarakat sering kita lihat secara langsung banyak sekali fakta yang timbul, yaitu ada orang yang kaya yang mempunyai banyak harta,ada yang tidak sama sekali atau dapat di katakan orang miskin,dan juga ada yang diantara keduanya.hal itu merupakan salah satu pelapisan social yang ada di dalam masyarakat.

Pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk/masyarakat ke dalam kelas secara bertingkat (hierarki) berikut ungkapan pitirim A.sorikin.berdasarkan salah satu penjelasan tentang pelapisan sosial dapat diartika sebagai pembedaan penduduk kedalam lapisan / tingkatan dengan jenjang status.

Akibat dengan adanya pelapisan sosial akan timbul dampak,diantaranya perbedaan mendapatkan hak yang istimewa yaitu bahwa orang yang lebih kaya selalu ingin mendapat hak yang istimewa disbanding dengan lapisan yang ada di bawahnya.




Berdasarkan dengan kodrat bahwa pembagian strata tersebut tidaklah penting di mata sang pencipta,karena di mata tuhan semua manusia sama dan hanya amal perbuatan yang dapat membedakan yang satu dengan yang lainnya.

Beberapa sebab yang menimbulkan pelapisan sosial diantaranya :
1.Uuran kekayaan
2.Uuran kehormatan
3.Uuran ilmu pengetahuan

Sebab-sebab di atas merupakan suatu ukuran yang dapat membedakan strata sosial karena ukuran tersebut dapat meninggikan rasa kemampuan dan kesombongan yang membedakan kelas yang ada di bawahnya.

Karena pada dasarnya kesamaan derajat seseorang tidak di ukur dari materi yang ia dapat.karena jika kita mempunyai rasa tersebut akan timbul hubungan yang tidak harmonis dalam masyarakat.

Pendapat penulis : pelapisan sosial merupakan pengelompokan strata yang tidak dapat di jadikan tolak ukur untuk membedakan kelas yang lain,karena pada hakikatnya semua manusia sama dan akibat timbulnya hal tersebut dapat membentuk suatu pribadi yang angkuh dan tidak mensyukuri apa yang telah ia dapatkan.

Sumber : http:// google.com

Warga negara dan Negara


Negara idonesia adalah Negara yang demokratis,yang menjunjung tinggi niliai-nilai moralitas dan pancasila.dalam hal ini peran serta kedudukan warga Negara merupakan sumbangsi sebagai masyarakat yang mencintai tanah airnya sendiri.

Sesuai dengan pasal 30 UUD 1945 yang berbunyi “tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan Negara”.dalam pasal tersebut bahwa salah satu peranan sebagai warga Negara adalah ikut serta dalam usaha pembelaan Negara.dalam hal ini warga Negara harus dapat berperan aktif serta harus dari dalam diri sendiri (tanpa ada paksaan) yang mencerminkan masyarakat yang nasionalis.

Perana tersebut akan dapat membentuk kepribadian nasional yang berdasarkan nilai pancasila.

 

Gambar di atas merupakan upaya bela Negara untuk mempertahankan tanah air.berdasarkan peranan tersebut akan terbentuk hubungan antar keduanya,yaitu warga Negara yang berperan bela Negara dan mempertahankan kehormatan negaranya serta Negara yang berperan melindungi segenap warga negaranya berdasarkan pembukaan UUD alinea ke-4.

Pendapat penulis : peranan warga Negara dapat di tunjukkan berdasarkan nilai-nilai intelektual dan moralitas.dan peranan warga Negara tidak hanya di pahami dan d renungkan saja tetapi dapat berperan aktif secara langsung agar dapat mencapai perubahan Indonesia yang jauh lebih.